Halaman ini sengaja saya tampilkan sebagai pengingat – refleksi bagi saya, pun mudah mudahan bagi orang orang yang singgah dan mendapat manfaat dari sini .
Siapapun yang menyadari, waktu tidak dapat dibeli, akan mengalami perenungan.
jika cukup tajam atau tekun mungkin memperoleh kejelasan, semacam setengah pencerahan.
seperti dihalaman sebelah, tema ini kami sebut saja refleksologi .. ingatan ingatan dasar tentang fondasi kehidupan, “kelebatan” jernih sekilas (sighting) atau juga catatan catatan karena kegirangan.
sebuah konsep divergen dalam kedinamisan perjalanan.
Sejujurnya, apa yang membekas dan kami ambil dari dunia internet yang luas adalah hal ini, internet tidak bedanya dengan riuh rendahnya pasar, dimana mana, sayup sayup terdengar obrolan menarik,
– Menarik hanya jika sayup sayup.
Kami juga tertarik dengan beberapa hal menarik, tetapi sebuah garis telah kami pilih untuk diambil sebagai memudahkan permainan.
ya, seperti itulah kita setidaknya harus bersikap ditengah lautan tak berbatas dunia informasi. dunia kehidupan, juga dunia pribadi yang tak kalah ramainya.
Akhirnya, kami juga menyumbang hiruk pikuknya pasar.
RiGiDs
Cy

2 comments
Comments feed for this article
September 21, 2008 pada 5:54 am
Anthin
Bro! Anthin ‘kan punya semboyan : Quiqly grew up and sucess? Anthin takut trus d rang tanya: dewasa itu apa? Dalam refleksi diri, Anthin pusing ga nemuin! Mungkin bro bisa bikin huru-hara dengan issue: dewasa itu apa? yg gimana? Dewasa banyak diomongin tapi kayaknya ga’ ada yg dpt nge-rumus-in. Anthin tak belajar dri sini atau ngelink! Wassalam.
April 9, 2009 pada 11:15 am
dinivian
Halo bro, kami-nya mewakili sapa tuh?…
.
Mohon pencerahan mbah…
Oh ya, kalo garis-nya ndak terlalu tebalkan?.. Cukup tarik ulur aja, biar makin menarik….
Salam hangat…