DISCLAIMER ;
Kami menyarankan anda terlebih dahulu membuat secangkir teh sebelum membaca tulisan ini, atau biasakan untuk relaks, setiap kali mengakhiri sebuah paragraf — jika tidak ada teh !!
OK ? Relaks saja ! Karena yang akan kami sampaikan ini pun ‘ringan’ adanya.
————————————————————————————————-
Nah.. Bayangkan !
anda berada dalam sebuah ruangan gelap dengan mata terbuka, sadar !..
kemudian tiba tiba, sebuah bohlam terang menyala tanpa anda duga, dan
ya.. anda pasti setuju !.. se-sadar apapun anda pasti terdapat detik detik “trances” akibat perbedaan signifiikan untuk dua situasi ekstrim.. — gelap dan terang sekali secara mendadak.
Atau … Jika itu terlampau sulit dimengerti.. bisakah anda mengingat ingat kembali
Saat anda mengendarai motor dengan santai, kemudian mendadak sebuah mobil (biasanya bgt) yang mempunyai lampu sorot – katakanlah mercury - yg tajam, berpapasan dengan anda tiba tiba..?
Saya yakin apa yang sama alami kurang lebih seperti anda.– saya SAMA dengan anda —- mengalami bintik buta dalam jangkauan pandang ! — Ya kan..? — sebuah bintik buta sesaat. Atau malah ‘blank’ sama sekali. Istilah kerennya Blind Spot
Kita sudah cukup nya-aman dengan lampu motor kita sendiri, diri kita tidak perlu lampu lain muncul.
Ketika itu terjadi,.. pola kognisi otak kita mengalami masa krisis.
Mengalami ketidak-menentuan terhadap respek anda akan realitas sekitar.
Ya Benar ..! –
itulah kurang lebih penyebab ketika banyak kejadian LAKALANTAS yang sering kita dengar dalam berita TV maupun kenyataan – hanya saja banyak dari kita yang tidak menyadari hal ini.
Dalam keadaan yang tidak punya kekuatan autoritatif terhadap kenyataan sekitar ini, guncangan terhadap pola kesadaran sangat dimungkinkan.
Kejadian aneh saja bisa sangat membekas traumatis dalam diri.
Perasaan tidak nyaman terasa mengerubuti anda, sebuah situasi tanpa pegangan sedang mendatangi anda.– OK.
Jika anda bisa paham,terhadap kejadian yang saya uraikan barusan, berarti kita sudah siap memasuki maksud dari judul tulisan ini.
Baca lanjut
Kata teman